Jakarta, Politikindo – Sebuah dokumen yang beredar luas di publik memunculkan isu baru terkait aliran dana jumbo ke rekening yang disebut atas nama salah satu lembaga keagamaan besar di Indonesia. Dalam dokumen tersebut, tercantum adanya transaksi sebesar Rp 100 miliar yang diklaim masuk ke rekening Bank Mandiri milik PBNU pada 20–21 Juni 2022.
Dana itu disebut berasal dari perusahaan yang dalam dokumen tersebut dikaitkan dengan Grup PT Batulicin Enam Sembilan, yang berhubungan dengan nama Mardani H. Maming, figur publik yang saat itu sedang menjalani proses hukum di KPK. Dokumen juga menautkan peristiwa itu dengan momen ketika Maming diumumkan sebagai tersangka pada 22 Juni 2022.
Dalam dokumen yang sama, rekening yang disebut atas nama PBNU itu disebut memiliki spesimen atau tanda tangan tiga pihak: KH. Yahya Cholil Staquf, Mardani H. Maming, dan seseorang bernama Sumantri.
Data Mutasi Disebut Tampilkan Transaksi di Atas Rp 5 Miliar
Masih berdasarkan lembar mutasi rekening dalam dokumen tersebut, tercatat sejumlah transaksi masuk dan keluar dengan nilai di atas Rp 5 miliar sepanjang 3 Februari–31 Desember 2022. Rincian transaksi dalam tabel menunjukkan beberapa kali transfer bernilai puluhan miliar rupiah, yang diberi keterangan “Rangkaian HUT 100 TH PBNU Opera” serta catatan perusahaan pengirim.
Salah satu transaksi yang tertera misalnya:
•20 Juni 2022: Inward RTGS senilai Rp 20 miliar
•20 Juni 2022: RTGS CI Caps senilai Rp 30 miliar
•21 Juni 2022: Cash deposit Rp 35 miliar
•21 Juni 2022: Cash deposit Rp 15 miliar
Semua transaksi itu dalam dokumen diberi keterangan sama: rangkaian perayaan HUT PBNU.
Belum Ada Konfirmasi Resmi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak PBNU, PT Batulicin Enam Sembilan, maupun dari Mardani H. Maming terkait kebenaran dan konteks dokumen tersebut. Status keaslian dokumen juga belum dapat dipastikan.
Publik menunggu penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait untuk memperjelas duduk perkara, terutama karena besarnya nilai transaksi dan penyebutan nama tokoh-tokoh penting di dalamnya. (red).














