Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaEkonomi

Kapolri Jadi Anggota Kehormatan KSBSI, Ketum BaraNusa: Bukti Polri Berpihak pada Perjuangan Buruh

46
×

Kapolri Jadi Anggota Kehormatan KSBSI, Ketum BaraNusa: Bukti Polri Berpihak pada Perjuangan Buruh

Sebarkan artikel ini
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (Foto Istimewa).
Example 468x60

Jakarta, Politikindo — Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) Adi Kurniawan menilai pengangkatan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai anggota kehormatan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) menjadi sinyal positif bagi perjuangan kaum buruh di Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit resmi diangkat sebagai anggota kehormatan KSBSI berdasarkan keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KSBSI 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat (28/8/2026). Pengangkatan tersebut disebut KSBSI sebagai bentuk penghargaan sekaligus simbol kedekatan dan kerja sama yang telah terbangun antara organisasi buruh dengan Polri.

Example 300x600

Adi Kurniawan mengatakan, penghargaan tersebut menunjukkan adanya pengakuan dari kalangan buruh terhadap kepemimpinan Listyo Sigit dalam membangun komunikasi antara kepolisian dan pekerja.

“Bagi kami, pengangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai anggota kehormatan KSBSI merupakan bukti bahwa Polri memberikan perhatian serius terhadap perjuangan dan aspirasi kaum buruh,” kata Adi Kurniawan.

Menurut Adi, hubungan antara Polri dan kelompok buruh harus terus dibangun melalui pendekatan dialogis, humanis, serta penghormatan terhadap hak konstitusional pekerja untuk menyampaikan aspirasi.

Ia menilai keberadaan Desk Ketenagakerjaan Polri juga menjadi salah satu bentuk perhatian institusi kepolisian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pekerja. KSBSI sebelumnya menyebut perhatian Kapolri terhadap persoalan ketenagakerjaan dan keberadaan Desk Ketenagakerjaan Polri sebagai bagian dari alasan pemberian penghargaan tersebut.

“Buruh bukan musuh negara. Buruh adalah bagian penting dari pembangunan bangsa. Karena itu, ketika Polri membuka ruang komunikasi dan memberikan perlindungan terhadap perjuangan buruh, tentu ini harus kita apresiasi,” ujar Adi.

Namun demikian, Adi menegaskan bahwa penghargaan tersebut harus diikuti dengan langkah nyata di lapangan. Menurutnya, keberpihakan terhadap buruh tidak cukup hanya melalui simbol atau penghargaan, tetapi harus diwujudkan dalam penegakan hukum yang adil dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja.

“Jangan berhenti pada seremoni. Kami berharap semangat ini benar-benar diwujudkan dalam setiap penanganan persoalan ketenagakerjaan. Polisi harus memastikan buruh mendapatkan rasa aman ketika menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan hak-haknya,” tegasnya.

Adi juga berharap sinergi antara Polri dan organisasi buruh dapat semakin kuat, terutama dalam menyelesaikan konflik ketenagakerjaan melalui musyawarah dan dialog sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

“BaraNusa melihat ini sebagai momentum untuk memperkuat hubungan antara negara dan kaum pekerja. Polri harus menjadi institusi yang hadir untuk semua, termasuk melindungi buruh dan memastikan perjuangan mereka tetap berada dalam koridor hukum,” pungkas Adi Kurniawan.

Pengangkatan Listyo Sigit sebagai anggota kehormatan KSBSI merupakan salah satu dari sejumlah keputusan Rakernas KSBSI 2026. KSBSI juga membahas sejumlah agenda terkait isu ketenagakerjaan dan rekomendasi kebijakan bidang pengawasan ketenagakerjaan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *