Jakarta, Politikindo — Direktorat Polairud Polda Metro Jaya menggelar doa bersama, salat gaib, dan istigasah untuk para korban bencana alam di Sumatera. Kegiatan ini berlangsung di Lahan Parkir Pelelangan Ikan Muara Angke, Senin (1/12), diikuti sekitar 350 masyarakat pesisir dan kelompok nelayan.
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk empati dan solidaritas Polri kepada masyarakat terdampak bencana.
“Kami bersama keluarga besar Polairud turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujarnya.
BACA: Reuni Akbar 212 Digelar Lagi di Monas, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Doa bersama dipimpin oleh pemuka agama dan diikuti personel Polairud serta warga dari berbagai wilayah seperti Kali Adem, Muara Angke, Paljaya, Bidara Marunda, Cilincing, dan Gedung Pompa. Salat gaib dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada korban yang meninggal dunia.
Kapolda menambahkan, kehadiran Polri tidak hanya sebatas tugas perlindungan dan pelayanan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada masyarakat. “Ini momentum untuk memperkuat empati dan kebersamaan dalam tubuh Polri, khususnya Polairud,” tuturnya.
Acara ini juga dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono, pejabat utama Polda Metro Jaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, serta sejumlah pejabat instansi terkait seperti Kesyahbandaran Muara Angke, UP3 Muara Angke, dan HNSI.
Kegiatan berjalan khidmat dan tertib, ditutup dengan ajakan untuk terus mendoakan korban serta mendukung proses pemulihan pascabencana. (red).

















