Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahHukum

Kapolda Metro Jaya Geram Polisi Catcalling Wanita, Perintahkan Propam Bertindak Cepat

130
×

Kapolda Metro Jaya Geram Polisi Catcalling Wanita, Perintahkan Propam Bertindak Cepat

Sebarkan artikel ini
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri (Foto Istimewa)
Example 468x60

Jakarta, Politikindo – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, bereaksi keras usai viral video seorang anggota polisi yang diduga melakukan catcalling terhadap seorang wanita di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Asep langsung memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya untuk turun tangan mencari oknum yang terlibat dan menindak tegas bila terbukti melanggar disiplin.

Example 300x600

“Saya sudah minta Kabid Propam untuk mendalami dan menindaklanjuti berita tersebut,” tegas Asep saat dikonfirmasi, Rabu (29/10/2025).

“Kalau terbukti, pasti kami tindak sesuai aturan disiplin anggota Polri,” sambungnya.

Video dugaan aksi tak pantas itu lebih dulu beredar di media sosial lewat akun Instagram @infojabodetabek24. Dalam video berdurasi pendek tersebut, terlihat seorang wanita memarahi anggota polisi yang diduga menggoda dirinya saat melintas.

“Sini, loh! Sini!” ucap sang wanita dengan nada tinggi.

“Maafin, Mbak, maafin,” sahut polisi itu sembari menutupi wajahnya dan berjalan menjauh.

Wanita itu tampak tak terima dan menegur keras aksi oknum polisi tersebut.

“Polisi, loh, kalian godain cewek. Gila, lu, ya!” katanya kesal.

Dalam keterangannya, wanita itu mengaku geram karena pelecehan verbal dilakukan oleh aparat berseragam yang seharusnya melindungi masyarakat.

“Aku sering jalan kaki dan sering di-catcall. Tapi yang bikin aku kesel banget, mereka tuh polisi, pakai seragam, rame-rame pula. Tapi yang godain satu orang,” ujarnya dalam unggahan tersebut.

Ia menegaskan, pakaian yang dikenakannya saat itu tertutup dan sopan.

“Lihat nih, pakaian aku tertutup, nggak ada lekukan, nggak ada godaan apa-apa. Aku juga nggak dandan hari ini. Aku nggak habis pikir,” tambahnya.

Menanggapi itu, Irjen Asep memastikan pihaknya tidak akan menoleransi perilaku yang mencoreng nama baik institusi Polri. Ia menegaskan, setiap pelanggaran disiplin maupun etik akan diproses sesuai ketentuan.

“Kami ingin memastikan setiap anggota Polri menjadi teladan di masyarakat. Tidak boleh ada perilaku yang merusak kepercayaan publik,” tegasnya.

Saat ini, Propam Polda Metro Jaya tengah menelusuri identitas pelaku dan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut.

Polisi nakal, siap-siap disikat. (red).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *