Jakarta, Politikindo – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai institusi penopang utama stabilitas nasional. Dalam laporan World Internal Security and Police Index (WISPI) 2023, Polri meraih peringkat ketiga dunia pada kategori outcomes dengan skor 0,920, berada tepat di bawah Denmark dan Finlandia.
Capaian ini menegaskan bahwa reformasi dan modernisasi Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah berada di arah yang benar sebuah pengakuan internasional yang tidak dapat dibantah.
BaraNusa: Prestasi Ini Membuktikan Polri Sedang Bergerak ke Depan
Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan tersebut. Ia menilai pencapaian ini merupakan bukti bahwa Polri sedang mengalami peningkatan kinerja yang substansial dan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar angka dalam laporan internasional. Ini adalah bukti konkret bahwa Polri tengah bergerak maju, meninggalkan cara kerja lama, dan menjadi institusi yang modern, profesional, serta terbuka terhadap perubahan,” ujar Adi Kurniawan.
Ia menegaskan bahwa Polri bekerja dalam situasi yang jauh lebih kompleks dibanding negara-negara yang berada di atasnya, sehingga capaian tersebut memiliki nilai strategis bagi bangsa.
“Indonesia bukan negara kecil dengan populasi homogen. Polri menjaga keamanan negara besar, majemuk, dan rawan dinamika sosial. Kalau dalam kondisi sesulit itu Polri bisa berada di peringkat 3 dunia, maka itu menunjukkan kualitas yang tidak bisa diremehkan,” tambahnya.
Apresiasi untuk Personel Polri di Lapangan
Adi juga menyoroti rasio personel Polri yang masih berada di angka 1:631, jauh dari standar ideal PBB. Namun, menurutnya, keterbatasan itu justru membuat prestasi Polri semakin layak diapresiasi.
“Personel Polri bekerja di tengah keterbatasan jumlah, tetapi mampu menjaga stabilitas nasional. Ini menunjukkan pengabdian yang luar biasa dari para anggota Polri di lapangan,” ucapnya.
BaraNusa Berkomitmen Mendukung Reformasi Polri
Sebagai organisasi masyarakat yang fokus pada penguatan civil society, BaraNusa menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah transformasi internal Polri.
“Kami mendukung penuh upaya Polri menuju institusi yang semakin humanis, transparan, dan akuntabel. Apa yang sudah dicapai harus dijaga, disempurnakan, dan diperluas dampaknya hingga ke tingkat pelayanan yang dirasakan langsung oleh rakyat,” tegas Adi.
Ia juga menilai bahwa pengakuan internasional ini harus menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk memberikan dukungan konstruktif kepada Polri.
“Keamanan nasional bukan hanya tugas Polri, tetapi tugas bersama. Apresiasi dan dukungan publik sangat penting agar Polri semakin kuat dan dipercaya rakyat,” jelasnya.
Momentum Positif bagi Keamanan Nasional
Dengan pencapaian di WISPI 2023, Polri telah membuktikan bahwa reformasi kelembagaan yang selama ini dijalankan bukan hanya wacana, tetapi telah menghasilkan output yang nyata dan terukur.
Prestasi ini, menurut BaraNusa, merupakan sinyal kuat bahwa Polri sedang memasuki fase baru lebih adaptif, lebih profesional, dan lebih berorientasi pada pelayanan rakyat. (red).















