Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Soal Program Magang Nasional, Warga Tagih Janji Gibran Terkait 19 Juta Lapangan Kerja

115
×

Soal Program Magang Nasional, Warga Tagih Janji Gibran Terkait 19 Juta Lapangan Kerja

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (Foto Istimewa).
Example 468x60

Banjarbaru, Politikindo – Program magang nasional yang diluncurkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bulan ini menuai sorotan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Program ini menyasar lulusan diploma dan sarjana baru, menjanjikan pengalaman kerja dan insentif Rp3,3 juta per bulan, dengan target 20 ribu peserta.

Namun, warga Banjarbaru mempertanyakan arah program ini. Hardy, salah seorang warga, menilai program magang seharusnya bukan pengganti pekerjaan tetap. “Mengapa magang ya, tidak langsung dipekerjakan saja. Jadi apakah 19 juta lapangan pekerjaan ini maksudnya magang?” ujarnya kepada kepada awak media.

Example 300x600

Hardy juga mengkhawatirkan keberlanjutan program ini. Ia bertanya-tanya nasib peserta setelah magang selesai. “Kalau habis magang langsung diterima dan lanjut kontrak kerja jika individunya bagus-bagus sih syukur. Tapi kalau habis magang dilepas, terkatung-katung lagi ya percuma,” tambahnya.

BACA JUGA: 1 Tahun Kabinet Merah Putih: Pengangguran Meningkat, PHK Marak, Kesempatan Kerja Masih Terbatas

Respons serupa datang dari Mario, warga lainnya, yang menyoroti masalah kecemburuan dan keadilan upah. “Sebagai pegawai yang gaji di bawah UMR pasti cemburu nominal Rp3,3 juta. Apalagi magang juga kerjaannya masih dibantu karyawan kantor, tidak full tanggung jawab sendiri,” ujarnya.

Mario menekankan bahwa program magang sebaiknya tidak hanya bersifat sementara. Ia mengingatkan janji 19 juta lapangan kerja yang pernah digaungkan pada Pilpres 2024. “Masa sekarang hasilnya cuma magang saja, dan programnya dicoba pertama di Jawa. Mengapa tidak di seluruh Indonesia? Lebih baik buka pekerjaan daripada sebatas magang,” tegasnya.

Program magang nasional ini memang bertujuan memberi pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi sorotan warga Banjarbaru menegaskan kekhawatiran bahwa program ini bisa menjadi solusi jangka pendek yang belum menyelesaikan masalah pengangguran secara nyata. (red).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *