Jakarta, Politikindo – Presiden Prabowo Subianto memberikan tiga instruksi khusus kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah dirinya resmi menjabat pada 20 Oktober 2024. Instruksi itu ditegaskan Prabowo dalam pidatonya saat memimpin langsung acara pemusnahan 214,84 ton barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Rabu (29/10).
“Saya minta Kapolri, tiga hal ada yang memimpin untuk saya – satu pemberantasan narkoba, dua penyelundupan, tiga judi online,” ujar Prabowo tegas di hadapan jajaran Polri dan pejabat negara.
Perang Total Melawan Narkoba
Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa. Ia mengapresiasi langkah Polri yang berhasil mengungkap kasus narkoba dengan barang bukti mencapai 214,84 ton, bernilai Rp29,37 triliun.
“Nilai uangnya Rp29,37 triliun. Kalau tidak berhasil dicegah atau disita, barang itu bisa dipakai 629 juta manusia — lebih dari dua kali jumlah penduduk Indonesia,” ujar Prabowo.
BACA JUGA: BaraNusa Dukung Langkah Kapolri Menjaga Generasi Muda dari Bahaya Narkoba
Menurut Presiden, narkoba bukan sekadar masalah kriminal, melainkan ancaman strategis terhadap kedaulatan dan masa depan bangsa.
“Masalah narkoba ini sangat-sangat strategis. Kalau kita kalah, tidak mungkin kita menjadi negara maju. Tidak mungkin,” tegasnya.
Apresiasi untuk Polri
Prabowo juga memberikan apresiasi kepada Polri atas keberhasilan mengubah 228 kampung narkoba menjadi 118 kampung bebas narkoba dalam satu tahun terakhir. Ia menilai capaian tersebut sebagai langkah nyata Polri dalam membangun ketahanan masyarakat dari bahaya narkotika.
“Terima kasih sekali lagi atas kerja keras saudara-saudara. Perjalanan masih jauh dan tantangannya sangat besar,” ucapnya.
Tiga Instruksi Strategis
Presiden Prabowo menegaskan tiga fokus utama bagi Polri ke depan:
- Pemberantasan Narkoba – sebagai ancaman utama yang merusak generasi bangsa.
- Pemberantasan Penyelundupan – yang merugikan ekonomi nasional dan mengancam kedaulatan negara.
- Penindakan Judi Online – yang makin marak dan merusak moral serta ekonomi masyarakat.
“Tiga hal ini sangat penting. Kalau Polri bisa kendalikan tiga hal ini, saya yakin bangsa ini akan melangkah maju lebih cepat,” tegas Presiden. (red).














