Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaInternasional

Trump Umumkan “Sukses Besar” dalam Pertemuan dengan Xi Jinping di Korsel, Rencana Kunjungan ke China Tahun Depan

133
×

Trump Umumkan “Sukses Besar” dalam Pertemuan dengan Xi Jinping di Korsel, Rencana Kunjungan ke China Tahun Depan

Sebarkan artikel ini
Trump dan Xi Jinping saat bertemu di sela-sela G20 di Osaka, Jepang, tahun 2019 lalu (Foto Istimewa).
Example 468x60

Busan, Korea Selatan, Politikindo – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap isi pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping yang digelar di Pangkalan Udara Gimhae, Busan, Korea Selatan, Kamis (30/10/2025) waktu setempat. Trump menyebut pertemuan itu sebagai “sukses besar” dan mengumumkan rencana kunjungan ke China pada April tahun depan.

Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 1 jam 40 menit itu digelar di tengah ketegangan perang dagang antara AS dan China. Trump dan Xi sama sekali tidak memberikan komentar kepada wartawan usai pertemuan. Trump langsung meninggalkan Korsel dengan pesawat kepresidenan Air Force One, sementara Xi masuk ke limusin di luar lokasi.

Example 300x600

Isi Pertemuan dan Kesepakatan

Trump baru menjelaskan isi pembicaraan saat berbicara kepada wartawan di Air Force One. Ia mengatakan pertemuan itu menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, antara lain:

Pengurangan tarif terkait fentanyl: Trump menyatakan tarif 20 persen yang dikenakan AS akan dikurangi menjadi 10 persen, setelah Xi berkomitmen untuk menghentikan aliran fentanyl ke Amerika.

BACA JUGA: Denny Siregar: Tiongkok Cuci Otak Positif Rakyatnya Lewat Media Sosial

Kesepakatan logam tanah jarang: Kedua negara menyepakati pasokan logam tanah jarang, bahan penting untuk komponen elektronik canggih, dalam kesepakatan satu tahun yang dapat diperpanjang tiap tahun.

Pembelian produk pertanian: China akan melakukan pembelian langsung dalam jumlah besar, termasuk kedelai dan produk pertanian lainnya dari AS.

Trump memuji Xi sebagai “pemimpin luar biasa dari negara yang sangat kuat” dan menegaskan isu Taiwan tidak dibahas dalam pertemuan tersebut.

“(Taiwan) tidak pernah muncul dalam pembicaraan. Itu sebenarnya tidak dibahas,” kata Trump.

Kerja Sama Terkait Ukraina

Selain isu ekonomi, Trump juga menyebut kedua pemimpin sepakat untuk bekerja sama terkait perang Ukraina.

“Ukraina muncul sangat kuat dalam pembicaraan. Kami telah membicarakannya cukup lama, dan kami berdua akan bekerja sama untuk melihat apakah bisa mewujudkan sesuatu,” ujar Trump.
“Xi akan membantu kita, dan kita akan bekerja sama terkait Ukraina,” tambahnya.

Rencana Kunjungan ke China

Trump mengumumkan dirinya akan melakukan kunjungan resmi ke China pada April 2026, sementara Xi direncanakan berkunjung ke AS beberapa waktu kemudian, baik di Florida, Palm Beach, atau Washington DC.

Meski begitu, sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pihak China mengenai hasil pertemuan tersebut. (red).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *